News and Education Versi penuh
Nasional

Tegaskan Solidaritas, IMO-Indonesia Terjunkan 11 Relawan Dayung Serunting ke Medan Operasi SAR Selat Sunda

Langkah ini merupakan bentuk solidaritas terhadap lima jurnalis yang hilang saat menjalankan tugas jurnalistik di perairan dekat Gunung Anak Krakatau.

Oleh Adm 10 Sep 2026 19:43 2 menit baca

HARIANRAKYAT.id, BENGKULU--Ikatan Media Online (IMO) Indonesia melalui organisasi sayapnya, Dayung Serunting, terjunkan 11 jurnalis media anggota ke medan operasi Saerch And Rescue (SAR) di Selat Sunda.

Langkah itu sebagai wujud penegasan komitmen menjaga solidaritas di dunia pers Tanah Air, mengingat lima dari delapan penyintas yang hilang di perairan dekat Gunung Anak Krakatau (GAK) itu adalah jurnalis yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

Dewan Penasehat Dayung Serunting, AKP (Purn) Tamsir Hasan, mengatakan bahwa ke-11 jurnalis anggota Dayung Serunting itu kini sudah bergabung bersama ratusan relawan lainnya di Lampung Selatan, Lampung, di bawah koordinasi Basarnas setempat.

"Meski memiliki keterampilan SAR perairan dan berpengalaman pada beberapa operasi SAR sebelumnya, peran mereka akan lebih diprioritaskan memperkuat fungsi-fungsi jurnalistik di medan operasi," ungkapnya di Bengkulu, Kamis (10/9/2026) sore.

Dijelaskan, ke-11 relawan yang diutus adalah jurnalis media-media online anggota IMO Bengkulu.

Mereka juga merupakan anggota Dayung Serunting, organisasi sayap IMO-Indonesia yang berorientasi pada segmen pengawasan konservasi lingkungan hidup dan potensi SAR, bermarkas pusat di Ekowisata Serunting, Kabupaten Bengkulu Selatan.

"Instruksinya (DPP IMO-red) sudah jelas, mereka akan berperan sesuai kapasitas dan kapabilitas yang dimiliki serta harus selalu koordinatif di bawah lembaga berwenang setempat ," papar Tamsir.

Sebelumnya, Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub F. Ismail menyampaikan himbauan lugas kepada seluruh anggotanya untuk ambil peran semampunya dalam upaya pencarian lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda.

Himbauan itu direspons Dayung Serunting dengan mengutus 11 anggota terlatih ke Lampung, dipimpin langsung Waketum IMO-Indonesia, Tan Ersanius.

Yakub membenarkan, pengerahan Dayung Serunting dalam operasi SAR Selat Sunda untuk meningkatkan "porsi" kehadiran nyata IMO-Indonesia dalam situasi bencana atau musibah yang dialami masyarakat pers Tanah Air.

"Semoga kelima jurnalis dan tiga kru kapal bisa segera ditemukan. IMO-Indonesia akan terus memberikan support moral (kehadiran dan pemberitaan positif-red) kepada seluruh Tim SAR gabungan yang kini sedang bertugas," ujarnya. (din).

Topik terkait
IMO-Indonesia Dayung Serunting SAR Selat Sunda pencarian jurnalis hilang jurnalis hilang Gunung Anak Krakatau GAK Lampung Selatan Basarnas relawan SAR operasi SAR solidaritas pers wartawan hilang lima jurnalis hilang Selat Sunda Yakub F Ismail Tan Ersanius Tamsir Hasan IMO Bengkulu berita Bengkulu